2.800 KPPS Distrik Miru Resmi Dilantik

  • Bagikan
Foto Bersama, Komisioner KPU Mimika, Divisi Teknis KPU Provinsi Papua Tengah, Indra Ebang Ola, Tokoh Agama dan Peserta KPPS, Kamis, (25/1/2024). (Foto: Anis/Antarpapua.com0

Timika, Antarpapua.com – Sebanyak 2.800 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinisi Papua Tengah, Resmi dilantik. Pelantikan ini juga dilandasi dengan penanaman 1.800 bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan.

Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Tongkonan Jalan Sam Ratulangi, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis (25/01/2024).

Kepala Divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM KPU Mimika, Fidelis Piligame, saat membacakan sambutan Ketua KPU Republik Indonesia, Hasyim Asy’ari mengatakan, KPPS sangat penting perannya sebagai Penyelenggara Pemilu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Salah satu tugas KPPS adalah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Pada hari ini, Kamis, tanggal 25 Januari 2024, dilakukan pelantikan KPPS sebanyak 5.741.127
orang untuk 820.161 TPS. Lokasi pelantikan KPPS tersebar pada 71.000 titik. Pelantikan hari ini juga ditandai dengan penanaman 5.709.898 bibit pohon secara serentak di lokasi pelantikan,”katanya.

KPU menyadari dengan tercetak banyaknya logistik Pemilu berbahan baku kertas, memberikan dampak signifikan terhadap kelestarian alam. KPU memandang pentingnya penanaman bibit pohon, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga |  Komisi A DPRD Mimika Dengar Pendapat dengan Pemerintah Distrik Miru

Total kebutuhan kertas dengan berbagai jenis untuk logistik Pemilu 2024 sekitar 65.998 ton atau setara dengan 65.998.000
kilogram kertas. Kebutuhan tersebut dapat diganti dengan menanam 5.709.898 bibit pohon. Maka diharapkan setiap bibit pohon akan mengganti 11,6 kilogram kertas.

Berdasarkan hal tersebut, maka apabila dihitung jumlah bibit pohon 5.709.898 dikalikan 11,6 kg adalah sama dengan 66.234.816 kg atau 66.234 ton. Jumlah tersebut hampir setara atau sebanding dengan kertas yang digunakan dalam Pemilu 2024.

“Hal ini sebagai simbol rasa syukur kepada Allah,Tuhan Yang Maha Kuasa, rasa terima kasih kepada bumi, dan ikhtiar reboisasi terhadap pohon yang berkontribusi untuk pemenuhan
logistik berupa kertas dalam Pemilu 2024,”ungkapnya.

Kata dia, pelantikan secara serentak ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk tiga kategori rekor. Pertama, pelantikan secara serentak anggota penyelenggara pemilu terbanyak, kedua, Bimbingan Teknis secara serentak kepada anggota penyelenggara pemilu terbanyak; dan ketiga, Penanaman Bibit Pohon terbanyak secara serentak oleh anggota penyelenggara pemilu terbanyak.

Baca Juga |  Jawab Aspirasi Warga Distrik Miru, Herman Gafur Serahkan 7 Unit Motor Pengangkut Sampah

KPU berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih pada kegiatan pemungutan suara, dan bimbingan teknis kepada semua 7 orang Anggota KPPS, yang berbeda dengan Pemilu-Pemilu sebelumnya yang hanya memberikan bimbingan teknis hanya kepada 1 orang Anggota KPPS.

“Kami berharap agar Anggota KPPS dalam bekerja berpedoman kepada ketentuan perundang-undangan, kode etik penyelenggara pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan transparan,” tandasnya.

Anggota KPPS agar bekerja dengan niat kuat untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemilih, untuk dapat menggunakan hak pilihnya pada kegiatan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.

(Penulis : Anis | Editor : Sianturi)

  • Bagikan