Anggota Dewan Kritisi Pola Pembangunan Ekonomi Pemkab Mimika

Antar Papua
Potret terkini Pasar Mapuru Jaya, Senin (8/5/2023). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Lexi David Linturan mengkritisi pola pembangunan ekonomi Pemkab Mimika. Karena di Mimika pembangunan gedung pasar ada di mana-mana, tapi setelah pasar dibangun tidak dibarengi aktifitas jual beli di dalam pasar.

“Ini perlu ada kepastian dari dinas terkait, apakah target membuka pasar-pasar yang ada di mana-mana ini sesungguhnya memberi manfaat buat masyarakat dan penjual atau tidak,” kata Lexi saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Mimika, Selasa (10/5/2023).

Lexi mengungkapkan, ada beberapa gedung pasar yang dibangun oleh pemerintah, seperti pasar Mapurujaya, Pasar SP 4, Pasar Kwamki Narama dan SP 7. Namun setelah dibangun, pasar-pasar tersebut tidak digunakan untuk aktifitas jual beli. Bahkan Pasar Mapurujaya jauh dari pemukiman warga yang membuat pasar tersebut sepi.

“Ini menjadi persoalan besar, itukan pemborosan anggaran. Ini kita akan angkat lagi tentang pembuatan pasar ini,” jelas Lexi.

Lexi mengungkapkan, untuk pembangunan ekonomi masyarakat seharusnya ada komunikasi dengan lintas sektor seperti pihak distrik dan lurah setempat. Pemkab Mimika perlu tahu apakah lokasi pembangunan pasar layak atau tidak. Sehingga anggaran pembangunan ekonomi tidak terbuang-buang atau mubazir.

Sementara diberitakan sebelumnya, Pantauan antarpapuanews.com di lokasi, Senin (8/5/2023), pasar yang baru-baru ini diresmikan tersebut ditinggal tanpa aktivitas. Bahkan, hingga pukul 10.31 WIT, tak ada satupun bilik yang dibuka di pusat perbelanjaan Mimika Timur itu.

Penulis: AnisEditor: Sianturi