Bantu Alat Musik Gereja, Yulian Solossa Didoakan Pendeta GPI Alfa Omega

  • Bagikan
Anggota DPRD Mimika, Yulian Solossa saat menyerahkan bantuan alat musik (keybord) untuk GPI Alfa Omega, yang langsung di terima oleh Pdt. Pdt. Onimus Makhanap, Pdt. Frangky Rawung, Dmin, dan beberapa Pendeta lainnya, yang berlangsung di salah satu rumah makan, Jalan Budi Utomo, Kamis (4/5/2023). (Foto: Anis/APN)

Timika, APN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Yulian Solossa memberi bantuan alat musik (keybord) untuk Gereja Penyebaran Injil (GPI) Jemaat Alfa Omega Satuan Permukiman (SP) 3. Pada kesempatan itu, Yulian Solossa langsung didoakan oleh beberapa pendeta, yang berlangsung di salahsatu rumah makan, Jalan Budi Utomo, Kamis (4/5/2023).

“Saya dari anggota DPRD Mimika, tidak ada sesuatu yang saya persembahkan untuk Tuhan, saya hanya membawa alat musik untuk Gereja Penyebaran Injil (GPI) Jemaat Alfa Omega. Dan saya serahkan bantuan alat musik ini dipakai untuk melayani Tuhan, dan berdoa Tanah Amungsa Bumi Kamoro ini,” ungkap Yulian Solossa pada APN, usai serahkan bantuan tersebut.

Selain melayani Tuhan, Yulian berharap jemaat GPI Alfa Omega berkenan untuk mendoakan Pemerintah Kabupaten Mimika, dan berdoa untuk Mimika agar situasi tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas dengan baik dan nyaman.

“Itu harapan yang dapat saya sampaikan kepada pendeta-pendeta yang menerima keybord ini. Dan bantuan alat musik ini yang pertama dulu, dan saya juga  akan berusaha melengkapi kebutuhan-kebutuhan lainnya,” kata Yulian.

Sementara itu, Wakil Ketua Rayon Timika, Gereja Penyebaran Injil, Jemaat Alfa Omega SP 3, Pdt. Onimus Makhanap menyampaikan terima kasih pada Anggota DPRD Mimika, Yulian Solossa yang sudah membantu GPI Alfa Omega.

“Saya sampaikan terima kasih lagi pada bapak dewan, yang sudah menabur kebaikan bagi kami berupa satu buah alat musik (keybord) untuk melayani Tuhan, dan satu fisik kami mau menjadi berkat di Tanah Amungsa ini,” ungkapnya.

Dikatakan Pdt. Onimus, walaupun pihaknya berasal dari suku Sulawesi Utara, tapi mau belajar untuk menjadi berkat di tanah ini.

“Kami diutus oleh Tuhan menjadi berkat di tanah ini, sehingga fisik kami harus membawa masyarakat tujuh suku ini untuk digembalakan, agar mereka mengenal siapa pribadi Yesus,” ungkapnya.

Penulis: AnisEditor: Sani
  • Bagikan