Timika, Antarpapua.com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Timika (Bea Cukai Timika) mencatatkan kinerja luar biasa sepanjang tahun 2024 dengan realisasi penerimaan negara mencapai Rp7,75 triliun. Angka ini melebihi target yang dibebankan sebesar Rp7,27 triliun, atau setara 106,47 persen. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, capaian ini mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 59,47 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh naiknya volume ekspor konsentrat tembaga oleh PT Freeport Indonesia dari 1,75 juta WMT di tahun 2023 menjadi 1,85 juta WMT pada tahun 2024. Selain itu, kenaikan tarif Bea Keluar turut memberikan kontribusi terhadap melonjaknya penerimaan negara. Di sisi lain, tren positif juga terlihat dari penerimaan Bea Masuk, yang sebagian besar berasal dari impor barang modal dan bahan baku untuk keperluan kegiatan pertambangan.
Capaian Awal 2025 Tembus 210 Persen dari Target
Memasuki tahun 2025, kinerja positif Bea Cukai Timika masih berlanjut. Hingga 25 Maret 2025, penerimaan yang berhasil dikumpulkan telah mencapai Rp591,06 miliar, atau 210,28 persen dari target tahunan sebesar Rp281 miliar. Mayoritas penerimaan masih berasal dari Bea Keluar sebesar Rp554,36 miliar, sisanya dari Bea Masuk.
Capaian luar biasa ini tak lepas dari dibukanya kembali izin ekspor konsentrat tembaga untuk PT Freeport Indonesia pada 17 Maret 2025. Persetujuan ekspor tersebut diberikan oleh Kementerian ESDM dan Kementerian Perdagangan sebagai respons atas kondisi kahar akibat kebakaran smelter Freeport di Gresik pada Oktober 2024. Berdasarkan tren dan kuota ekspor yang telah disetujui, Bea Cukai Timika memproyeksikan penerimaan negara tahun 2025 bisa mencapai Rp5,5 triliun.
Dorong UMKM Lokal untuk Ekspor
Tak hanya menjadi revenue collector, Bea Cukai Timika juga aktif dalam peran sebagai industrial assistance. Melalui pendekatan langsung kepada masyarakat dan pelaku usaha, instansi ini mendorong pengembangan UMKM lokal agar naik kelas menjadi eksportir.
Salah satu komoditas unggulan asal Mimika yang telah menembus pasar internasional adalah kepiting bakau. Sepanjang tahun 2024, ekspor komoditas ini telah dilakukan sebanyak 16 kali dengan total berat 7.364 kg dan devisa senilai Rp233,98 juta. Sementara hingga Maret 2025, ekspor telah dilakukan sebanyak 6 kali dengan berat 2.324 kg dan devisa hampir Rp89 juta.
Selain kepiting bakau, Bea Cukai Timika juga tengah mendorong potensi ekspor komoditas lokal lainnya seperti kayu gaharu dan minyak buah merah. Kedua produk ini dinilai memiliki potensi besar untuk pasar global dan dapat menyumbang devisa negara jika mendapat dukungan yang tepat.
Bagi pelaku UMKM di Kabupaten Mimika yang tertarik mengekspor produknya, Bea Cukai Timika menyediakan layanan asistensi yang dapat diakses melalui hotline 0823-45674376.
Tegas Jaga Perbatasan dan Perangi Barang Ilegal
Dalam menjalankan fungsi sebagai community protector, Bea Cukai Timika juga terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal. Sepanjang tahun 2024, telah dilakukan 26 kali penindakan bersama aparat penegak hukum (APH). Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 11.250 ml minuman mengandung etil alkohol (MMEA) ilegal, 6.004 batang rokok ilegal, 31 gram methamphetamine, 248 gram ganja, 14.697 butir obat-obatan tertentu, dan 6.700 gram hemp protein mengandung THC.
Penindakan ini diperkirakan telah menyelamatkan 25.654 jiwa dari bahaya narkotika dan zat adiktif. Hingga Maret 2025, Bea Cukai Timika kembali melakukan 7 kali penindakan, dengan barang sitaan antara lain 20 batang rokok ilegal, 49,04 gram methamphetamine, 210,6 gram ganja, 5,1 gram ganja sintetis, dan 5.436 butir obat-obatan tertentu.
Konsisten Jalankan Program Sosial
Bea Cukai Timika juga aktif dalam kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Program “Peduli Sosial Bea Cukai Timika” diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial ke panti asuhan dan kaum dhuafa, serta penyaluran bantuan selama bulan Ramadhan.
Tak hanya itu, Bea Cukai Timika juga rutin mengajak anak-anak dari Pulau Karaka – wilayah yang berdekatan dengan kantor – untuk belajar bersama, menggambar, mewarnai, hingga menonton video edukatif.
Komitmen Terus Ditingkatkan
Dengan pencapaian positif di berbagai bidang, Bea Cukai Timika terus memperkuat strategi, meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, serta mengoptimalkan pelayanan dan pengawasan. Semua upaya ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap aturan kepabeanan dan cukai. (Redaksi)