Mimika  

Cadangan Beras di Bulog Timika Bertahan Sampai 1 Bulan usai Lebaran

Antar Papua
Aktivitas di gudang Perum Bulog KCP Timika. (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Cadangan beras di gudang Bulog Timika diprediksi masih bisa bertahan hingga 1 bulan usai lebaran atau Hari Raya Idul Fitri mendatang. Stok beras di gudang Bulog Timika saat ini ada 600 ton.

“Untuk stok beras yang tersedia saat ini masih dapat menjawab kebutuhan masyarakat menjelang lebaran bahkan hingga 1 bulan setelah lebaran,” kata Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (10/4/2023).

Riyadi mengatakan, setiap bulannya akan dilakukan permintaan untuk pengisian stok beras di gudang jika mulai terjadi kekosongan. Beras yang didatangkan dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

“Karena disini kan bukan daerah surplus (penghasil beras) jadi kita menunggu pengiriman dari luar, tapi kalau stok yang ada disini sekarang untuk jelang lebaran kedepannya masih aman,” terang Riyadi.

Riyadi melanjutkan, selain untuk Mimika, Perum Bulog KCP Timika juga turut melayani kebutuhan ASN di dua kabupaten tetangga lainnya, seperti di Kabupaten Puncak dan Yahukimo.

Sementara itu, untuk menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mimika jelang lebaran, Perum Bulog KCP Timika nantinya akan terlibat langsung pada operasi pasar murah yang dijadwalkan berlangsung dalam Minggu ini di beberapa lokasi bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika.

Operasi pasar murah ini rencananya berlangsung selama tiga hari di dua titik berbeda, yakni di Pasar Tradisional Mapurujaya dan Pelataran Gedung Eme Neme Yauware.

Bulog akan terjun bersama Dinas Ketahanan Pangan untuk Gerakan Pangan Murah di Mapurujaya pada Rabu, 12 April 2023. Sedangkan bersama Disperindag pada Kamis, 13 April hingga Jum’at 14 April 2023 mendatang.

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News

Penulis: AnisEditor: Sani