Danrem 172/PWY Tegaskan Tidak Ada Operasi Militer untuk Cari Pilot Susi Air

Antar Papua
Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J O Sembiring juga selaku Dankolakops saat di wawancarai, Jumat (7/4/2023). (Foto: Acel/APN)

Timika, APN – Danrem 172/PWY, Brigjen TNI J O Sembiring juga selaku Dankolakops dalam misi pembebasan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Merthens yang disandera Kelompok Krimibal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, mengajak masyarakat agar jangan terjebak dengan narasi yang dikeluarkan oleh Juru Bicara OPM, Sebby Sambom.

Diketahui Sebby Sambom dalam pernyataannya mengatakan agar TNI-Polri menghentikan operasi militer di wilayah Nduga Papua Pegunungan.

“Saya tegaskan sampai hari kami tidak melakukan kegiatan operasi militer. Opersai pencarian pilot ini kami berkolaborasi dengan Polri, BIN, Pemda Nduga yang saat ini masih di tahap negosiasi,” ungkap Brigjen TNI J O Sembiring kepada wartawan di rumah makan Wong Solo, Jalan Budi Utomo, Timika (6/4/2023).

Brigjen TNI J O Sembiring mengatakan, saat ini pihaknya telah fokus penyelamatan terhadap pilot dan narasi dibagun Sebby Sambom itu tidak benar terkait operasi militer.

“Saya mohon doanya agar proses pencarian dapat berjalan dengan lancar dengan melibatkankan semua pihak yang ada di Nduga,” katanya.

Ia meminta, Egianus Kogoya menyerahkan pilot dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan agar segera menyerahkan diri karena kalau tidak menyerahkan diri tetap di kerjar dan tangkap.

“Kalau area pencarian pilot masih di area Kabupaten Nduga dan kabupaten sekitarnya. Jadi masih di seputaran itu,” tuturnya.

Adapun tantangan selama proses pencarian kata Danrem dikarenakan keberadaan KKB ini berpindah-pindah sehingga sulit untuk di jangkau.

“Saya minta warga juga untuk memberikan informasi didukung denagan negosiasi terakit keberadaan pilot yang saat ini masih dalam proses pencarian,” tutupnya.

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News

Penulis: AcelEditor: Sani