Mimika  

Data Perhari ini, Sudah 362 Ekor Babi di Timika Mati Karena Virus ASF

Antar Papua
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani (depan tengah) memimpin rapat kordinasi di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Jalan Poros SP2-SP5 Timika, Kamis (1/2/2023). (Foto: Antarpapua.com/Marsel Balawanga)

Timika, Antarpapua.com– Angka kematian ternak babi karena Virus African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Data terbaru perhari ini Kamis (1/2/2024) sebanyak 362 ekor babi di Mimika sudah mati karena virus tersebut.

“Data hari ini yang kami terima tadi pagi 362 ekor babi yang sudah mati akibat virus tersebut,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika saat ditemui, Kamis (1/2/2024).

Dirinya mengajak seluruh peternak babi dan masyarakat di Mimika, agar bersama-sama mecegah penyebaran virus ASF di Mimika.

Baca Juga |  Cegah ASF, Dinas Peternakan Bagikan Serum Konvalesen kepada Peternak Babi di Mimika

“Jadi kalau babi-nya sudah sakit memang harus dieliminasi oleh masing masing peternak, karena kemungkinan sudah sangat hidup kecil. Sudah sakit pasti akan mati,”kata Sabelina.

Dirinya berharap agar jika ada peternak babi yang babinya mati akibat virus ASF, maka bangkai babi tersebut wajib dikubur secara mandiri agar tidak menular ke ternak babi yang lain.

“Karena virus ini tidak ada vaksin dan obatnya. Kita hanya bisa bertahan dengan melakukan penyemprotan disinfektan, dan dengan pemberian serum pada ternak,”kata Sabelina.

Oleh karena itu dirinya mengimbau kepada seluruh perternak di Kabupaten Mimikaz agar selalu memperhatikan kebersihan kandang ternaknya.

Baca Juga |  Lahan yang Dipakai Kubur Ternak Babi Ditolak Warga, Kadis Peternakan: Kita Saling Mendukung untuk Cegah Virus ASF

“Kalau bisa sekarang ini penyemprotan ini tidak bisa satu hari satu kali. kalau babi sudah sakit harus dieksekusi,”kata Sabelina.