Data Terbaru, 519 ekor Babi di Mimika Mati Terserang Virus ASF, Tiga Distrik Masuk Zona Merah

Antar Papua
Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika,drh Sabelina Fitriani, memantau pembagian serum konvalesen kepada perternak babi di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika,Selasa (6/2/2024). (Foto: Marsel Balawanga/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com– Sejak mewabahnya virus African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Mimika, beberapa pekan terakhir ini data terbaru Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, tercatat sudah 519 ekor babi di Timika karena virus tersebut.

Tiga distrik di Kabupaten Mimika yakni Distrik Mimika Baru, Distrik Wania dan Distrik Kuala Kencana telah masuk zona merah penyebaran virus ASF.

“Sampai Senin (5/2/2024) sore 519 ekor babi yang mati, hari ini kita belum update. Kemarin capai 30 ekor mati dalam satu hari,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani saat ditemui di Timika, Selasa (6/2/2024).

Baca Juga |  Cegas Penyebaran Virus ASF di Mimika, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan Kandang Babi

Saat ini, kondisi penyebaran virus ASF di Kabupaten Mimika sudah semakin tak terkendali, oleh karena itu dirinya meminta kepada seluruh peternak babi di Kabupaten Mimika, agar wajib mengikuti seluruh imbauan yang telah disampaikan pihaknya.

“Kita melihat virus ini semakin susah untuk dikendalikan, karena kita sudah ada imbauan dan lain lain, tapi masyarakat ada yang beli di lokasi merah merah, ada yang buang bangkai di sungai, kandang saling berdempetan satu dengan yang lain. Otomatis penyebaran virus itu semakin cepat. Kita sudah lihat ada kasus di SP 2, SP 3 juga sudah mulai ada. Sekarang sudah tiga distrik daerah merah yakni Kuala Kencana, Mimika Baru, Wania,” kata Sebelina.

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News