Disperindag Sebut Pertamini Ilegal, Kadis Disperindag Mimika: Kami Tidak Punya Kepentingan untuk Menera

  • Bagikan
Petrus Pali Amaba. (Foto : Marsel Balawanga/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Petrus Pali Amba, mengatakan, pom Pertamini yang dipakai menjual BBM oleh pedagang adalah ilegal, sehingga pihaknya tidak memiliki wewenang untuk melakukan terra ulang.

“Pertamini itu ilegal, kita tidak punya kepentingan untuk menera terkait dengan hal itu karena ilegal. Kalau legal pasti kita tera,”kata Petrus di Timika, Jumat(5/4/2024) lalu.

Jika dilakukan penertiban, maka hal tersebut tidak bisa dilaksanakan oleh pihaknya saja namun melibatkan tim.

Baca Juga |  Gedung Pasar SP 4, Dipastikan Rampung Sebelum Gelaran PON XX

“Kalau melakukan penindakan harus dengan tim,”kata Petrus.

Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat, jika membeli BBM maka langsung membeli ke SPBU terdekat.

“Kepada setiap warga masyarakat yang membutuhkan BBM itu jangan beli di situ langsung beli ke SPBU,”kata Petrus.

Dirinya juga mengimbau kepada para pedagang, agar tidak menjual BBM bersubsidi secara eceran karena hal tersebut tidak dibenarkan.

Baca Juga |  Disperindag Mimika Mulai Lakukan Penertibaan di Gedung A1 dan A2 Pasar Sentral Timika

“Untuk semua bahwa BBM bersubsidi tidak perbolehkan dijual secara eceran”,kata Petrus.

  • Bagikan