Mimika  

Dukung Maxim Terus Beroperasi Di Timika, Legislator DPRD Mimika : Taxi Rental Harus Banting Stir Ikuti Perkembangan Jaman

Antar Papua
Legislatir Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Provinsi Papua Tengah, Amandus G Wijangge serta ilustrasi Transportasi online Maxim. (Foto: Doc Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Mendukung kehadiran transportasi online Maxim beroperasi di kota Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Legislatir DPRD Mimika, Amandus G. Wijangge berharap taxi rental harus banting stir ikuti perkembanga jaman.

“Dengan adanya perkembangan jaman yang semakin canggih alias maju di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mimika Papua Tengah, maka dengan kehadiran transportasi online maxim yang beroperasi di Timika ini perlu kita mendukung, sehingga taxi rental diharapkan banting stir ikut perkembangan jaman bersama maxim,”ungkap Amandus G Wijangge pada Antarpapua.com melalui sambungan telepon seluler, Senin (13/5/2024).

Menurut Amandus Wijangge bahwa, transportasi online Maxim mempunyai dasar hukum yang jelas, serta ongkos tarifnya sangat membantu masyarakat.

Dikatakan Amandus, Rata rata orang yang menggunakan maxim ini rata berharap maxim tetap beroperasi di Kota Timika, karena tarifnya sangat membantu alias murah.

“Jadi mereka tidak mau kalau maxim berhenti beropeeasi. Apalagi dunia ini semakin berkembang, tidak mungkin hidup kita ini makin kebelakang terus. Jadi saya mendukung maxim beroperasi di Timika,” ujarnya.

Baca Juga |  Maxim Indonesia Tanggapi Penolakan Layanannya di Timika, Yuan Ifdal Khoir: Kami Legal Dengan Izin Operasi Kemkominfo dan Kemenhub

Selain itu kata Amandus, Jika taxi rental merasa disaingi dengan adanya maxim, maka disarankan untuk bergabung bersama maxim.

“Jangan buat ribut, dan jangan mempersalahkan maxim karena sama sama mencari nafkah,” tandasnya.

Kendati demikian, Dengan adanya pro kontra antara taxi online dan taxi rental, diharapkan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas terkait perlu mencari solusi yang terbaik demi kenyamanan masyarakat umum.

Diberitakan sebelumnya, Sebagai pelaku usaha yang taat hukum, Maxim akan selalu berusaha untuk menjaga kualitas pelayanan dan kuga menjaga keseimbangan persaingan bisnis dengan menetapkan harga yang sesuai dengan peraturan pemerintah.

Maxim secara legal beroperasi di Indonesia dengan izin operasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Nomor Sertifikat Tanda Daftar Kemkominfo Nomor 001037.01/DJAI.PSE/06/2021 dan izin regulasi tarif dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Selama beroperasi di kota Timika, Maxim telah mematuhi peraturan tarif transportasi online baik layanan transportasi roda 2 maupun roda 4,” demikian diucapkan PR Specialist Maxim Indonesia, Yuan Ifdal Khoir kepada Antarpapua.com, Rabu (8/5/2024).

Baca Juga |  Maxim Indonesia Tanggapi Penolakan Layanannya di Timika, Yuan Ifdal Khoir: Kami Legal Dengan Izin Operasi Kemkominfo dan Kemenhub

Yuan Ifdal Khoir mengatakan, untuk tarif transportasi online roda dua (motor), Maxim telah mengikuti peraturan tarif sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022 zona 3 Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Maluku, dan Papua.

Dan untuk transportasi online roda 4 (mobil), Maxim telah mengikuti peraturan tarif dan Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor SK.3244/AJ.801/DJPD/2017 zona 2 Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

“Dengan memenuhi izin dari berbagai instansi terkait, dengan ini kami ingin meluruskan asumsi yang
menyatakan bahwa, kehadiran Maxim dapat merusak keseimbangan harga dan persaingan transportasi di kota Timika adalah asumsi yang keliru,” katanya. (Anis)