Gelar Ibadah Bersama dan Penyuluhan Narkoba diawal Tahun, Pemkab Apresiasi LPATP

Antar Papua
Foto bersama Kepala Kesbangpol Kabupaten Mimika, Yan Selamat Purba, Ketua Lembaga Pengembangan Anak anak Terlantar dan Putus Sekolah (LPATP), Selviana Ronsumbre dan anggota, pihak Polres Mimika, Tokoh masyarakat dan anak-anak,Rabu (10/1/2024). (Foto: Anis/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Menggelar ibadah bersama dan penyuluhan narkoba di awal tahun 2024, Lembaga Pengembangan Anak-Anak Terlantar dan Putus Sekolah (LPATP) diapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Kegiatan penyuluhan narkoba yang diawali dengan ibadah bersama itu dipimpin oleh calon Pdt Yosia Regar, SSi, yang berlangsung di Gereja GKI Jemaat Kanaan, Gorong-Gorong, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (10/1/2024).

Mewakili Pemerintah, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Yan Slamat Purba dalam sambutannya memberikan apresiasi pada LPATP yang melaksanakan kegiatan di awal tahun 2024.

“Wakili pemerintah, kami berterima kasih pada LPKATP yang telah mengadakan kegiatan yang luar biasa, dan berkolaborasi dengan Pemerintah, BNN dan Polres Mimika. Tentu kita terus mendorong agar bersama sama memerangi narkoba di Mimika,”ungkap Yan Purba.

Ia juga menyampaikan terima kasih pada jemaat Kanaan yang telah memfasilitasi, dan ini adalah tempat yang tepat karena di dalam gereja.

Kata Yan Purba, karena dari tempat ibadah, adalah tempat yang tepat, karena disinilah bengkel untuk memperbaiki umat dengan firman dan seterusnya, jadi diharapkan kegiatan ini terus dilanjutkan.

“Dan teman-teman dari lembaga harus berani ketemu dengan teman teman di Dinas Sosial, dan paparkan semua proragram kerja selama setahun, supaya bisa berkolaborasi. Karena kami pemerintah juga tidak bisa jalan sendiri, supaya kita sama-sama berantas ini, karena narkoba sangat berbahaya. Diharapkan kita terus bersinergi untuk berantas narkoba,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Anak anak Terlantar dan Putus Sekolah (LPATP), Selviana Ronsumbre mengatakan, tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak agar ke depan lebih baik.

Dikatakan Selviana, latar belakang dari anak-anak ini seperti orang tua tidak mampu, putus sekolah, aibon, dan suka miras, yang kemudian dilakukan pendekatan untuk bergabung.

Kata Selviana, kegiatan ini tertunda tahun lalu.

“Jumlah semuanya sebanyak 157 anak untuk mengikuti penyuluhan narkoba yang berkolaborasi dengan Pemerintah, BNN, Polres Mimika dan Tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Selviana juga menyampaikan terima kasih pada pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan ini.

(Penulis : Anis | Editor : Sianturi)