Jelang Lebaran, Warga Mimika Serbu Gerakan Pangan Murah

Antar Papua
Nampak warga yang tengah mengantri bahan kebutuhan pokok pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), (Foto: Lyddia Bahy/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Lebaran sebentar lagi, hari yang ditunggu akan tiba. Masyarakat berbondong-bondong memburu bahan kebutuhan pokok pada Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diadakan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Selasa (25/3/2025).

Kegiatan GPM ini digelar di pelataran stadion SP 1 Timika, disambut antusias warga baik yang berdomisili di daerah tersebut maupun beberapa warga yang berdomisili di luar daerah tersebut.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, I Nyoman Dwitana mengatakan gerakan pasar murah ini bukan sekedar menekan inflasi atau mengendalikan harga tetapi juga membantu masyarakat memperoleh pangan berkualitas dengan harga terjangkau.

Program ini juga menjadi langkah awal dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya belanja bijak serta mencintai produk lokal dan menjaga stabilitas ekonomi.

Di tahun 2025, kata Nyoman, GPM direncanakan akan digelar sebanyak 17 kali. Pemerintah akan menggandeng berbagai pelaku usaha seperti pelaku usaha pangan lokal, kelompok tani dan pelaku usaha lainnya dalam memastikan kelancaran distribusi.

Baca Juga |  Sambut HUT Mimika Ke-27, Pemkab Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah

” Sudah lima kali kami lakukan GPM dalam tahun ini. Hari ini adalah kali kelima menjelang lebaran yang kegiatannya sedang berlangsung,” ucap Nyoman saat diwawancarai.

Sebagai bentuk dukungan, pemerintah Kabupaten Mimika memberikan subsidi distribusi pangan dan komoditas pokok masyarakat seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur dan kebutuhan pokok lainnya yang tentunya harganya lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

” Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat menjaga daya beli masyarakat menjelang lebaran,” ujarnya.

Lanjut Nyoman, kegiatan GPM ini, disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta jangkauan pemerataan. Di samping itu, secara langsung disosialisasikan juga bagaimana pola konsumsi yang benar agar tidak terjadi pemborosan pangan.

” Kami juga turun lakukan kios pangan keliling dengan berjualan dari pemukiman ke pemukiman warga untuk mengcover kebutuhan masyarakat dan hasil-hasil para petani lokal,” terang Nyoman.

Baca Juga |  Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan, HCG Arminareka Perdana Timika Bagikan Takjil

Ia juga berharap agar program ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat mengingat hari raya sudah semakin dekat dan daya beli masyarakat akan meningkat jelang Hari Besar Keagamaan Nasional tersebut.

Tak lupa juga, Nyoman mengucapkan selamat menyambut Idul Fitri 1446 Hijriah bagi umat muslim yang merayakannya semoga dapat menyambut hari raya dengan penuh sukacita.

Sementara itu, Lena (31) tahun, seorang warga SP 1 mengaku senang bisa berhemat karena bahan pokok yang disediakan di GPM jauh lebih murah.

” Alhamdulillah, lumayan hemat, biasanya kalau beli di pasar seperti bawang merah-putih sekilo bisa mencapai Rp. 50 ribu, di pasar murah ini hanya Rp 35 ribu, begitu juga dengan bahan kebutuhan pokok lainnya,” ucap wanita 31 tahun ini.

Ia berharap agar kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara periodik tidak hanya jelang lebaran saja, harapnya.(Lyddia Bahy)

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News