Kadistrik Alama Sering Berganti, Progres Pembangunan Jalan di Tempat

  • Bagikan
Tokoh Intelektual Distrik Alama, Yorison Kemong dan beberapa aparat kampung saat menyampaikan aspirasi, Jumat (08/12/2023). Foto: Acel/Antarpapua.com

Timika, Antarpapua.com– Distrik Alama merupakan salah satu distrik di area pegunungan Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Distrik ini berbatasan langsung dengan dua kabupaten tetangga, yaitu Nduga dan Puncak.

Berada jauh dari pusat Kota Timika, membuat proses pembangunan dan pelayanan publik di Distrik Alama jalan di tempat.

Hal itu terjadi, seiring dengan rotasi jabatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah yaitu kepala distrik.

Fakta ini akhirnya membuat masyarakat Distrik Alama angkat bicara, terkait proses roling dilakukan pimpinan daerah.

Selaku tokoh intelektual Distrik Alama, Yorison Kemong ketika ditemui Antarpapua.com di salah satu cafe di Mimika mengungkapkan, saat ini masyarakat di sana bingung.

“Masyarakat bingung dengan kondisi saat ini, karena kepala distrik yang dimutasi saat ini telah bekerja dengan baik, dan progres pembangunan telah berjalan,” ungkap Yorison Kemong.

Yorison mengatakan, hari ini dirinya bersama perwakilan aparat kampung di Distrik Alama, untuk menyampaikan apa yang terjadi di sana.

Baca Juga |  Pelayanan Tol Udara Tak Lagi Sentuh Distrik Alama

“Fakta bahwa hingga saat ini Distrik Alama tidak ada perkembangan sama sekali, akibat dampak dari roling jabatan,” tuturnya.

“Kami tidak terima dengan roling yang baru ini, mengingat pejabat sebelumnya telah melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, muncul pertanyaan besar, ketika adanya roling beberapa hari lalu dilakukan oleh pemerintah.

“Roling lagi dan ini membuat masyarakat korban kepentingan politik. Kami menyesal dengan pergantian kepala distrik, karena pembangunan masih berjalan,” ucapnya.

Dirinya dan masyarakat menilai, di masa kepemimpinan mantan Kepala Distrik Hasan Kemong, Sekretaris Distrik, Arianus Katagame telah melakukan beberapa terobosan baru selama menjabat.

“Kami minta kepala distrik dan sekretaris kembali memimpin Distrik Alama,” katanya.

Kata Yorison Kemong bahwa, masyarakat Alama tidak pernah menikmati pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, begitupun pelayanan terhadap masyarakat di sana.

Lanjutnya, pemerintah daerah jarang berkunjung ke sana l, sehingga dengan adanya kepala distrik sebelumnya cukup terbantu.

Baca Juga |  Pelayanan Tol Udara Tak Lagi Sentuh Distrik Alama

“Kalau kepala distrik lain masyarakat hanya mendengar namanya, tetapi tidak pernah kelihatan,” paparnya.

Kepala Distrik Alama saat ini dijabat oleh Ruben Dolame pada roling beberapa waktu lalu.

Masih menurut Yorison Kemong, khusus Distrik Alam tertinggal jauh, dan selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah.

“Atas nama masyarakat kami tidak mau ada orang baru yang masuk jadi kepala distrik, karena daerah itu rawan konflik. Sekali lagi kebijakan pemerintah ini mematikan pelayanan publik,” pungkasnya.

(Penulis : Acel | Editor : Sianturi)

  • Bagikan