Kapolda Papua: Saya Harap KKB Segera Membebaskan Pilot Susi Air di Nduga

Antar Papua
HUMAS POLDA PAPUA Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri

Jayapura, Antarpapua.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, SIK berharap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) segera membebaskan pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens.

Hal ini diungkapkannya saat seusai memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Wakapolda dan Irwasda Polda Papua di Lapangan Apel Mapolda baru Koya Koso, Senin (6/11/2023).

“Saya berharap KKB segera membebaskan sandera dan itu diberikan sebagai kado Natal,” ucap Kapolda Papua.

Kapolda mengatakan, pihaknya masih menyerahkan upaya pembebasan pilot kepada berbagai pihak yakni Pemkab Nduga, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama maupun pihak keluarga dengan cara bernegosiasi agar pembebasan pilot Susi Air tersebut segera terealisasi.

Baca Juga |  Polisi Tetapkan Egianus Kogoya dan 15 Orang Lainnya Sebagai DPO

“Berbagai upaya negosiasi terus dilakukan untuk membebaskan sandera dan berharap dapat segera dibebaskan,” ujarnya.

Dari informasi yang diterima, Kapolda menjelaskan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens masih berada bersama KKB pimpinan Egianus Kogoya

“Memang dari laporan yang diterima kondisi pilot Philip yang sudah sembilan bulan disandera dalam keadaan sehat, dan mudah-mudahan pilot tersebut dapat segera dibebaskan,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai situasi keamanan di wilayah Kabupaten Nduga, Kapolda Papua mengatakan bahwa saat ini relatif aman dan terkendali.

“Aparat keamanan terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah tersebut sehingga diharapkan situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” jelasnya.

KKB pimpinan Egianus Kogoya menyandera pilot Philip, usai pesawat Susi Air mendarat di lapangan terbang Paro Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada 7 Februari 2023 lalu. Kelompok itu juga membakar pesawat tersebut.

Baca Juga |  Polri Mutasi dan Rotasi Jabatan, Dankorbrimob dan 6 Kapolda Berganti

(Penulis : Humas Polda Papua Editor : Sianturi)

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News