Kasus DBD Tinggi di Mimika, Satu Orang Meninggal 

Antar Papua
Kepala Seksi P2M Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Kamaludin. (Foto:Jefri Manehat)

Timika, APN – Selain kasus malaria, kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Mimika juga sangat menonjol.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Kamaludin menuturkan terhitung dari Januari hingga Mei 2023 tercatat sebanyak 313 kasus DBD.

“Kemarin ada empat kasus baru yang ditemukan. Kita berharap masyarakat lebih waspada apalagi saat ini Mimika masuk pada musim pancaroba,” ungkap Kamaludin saat ditemui di Hotel Grand Tembaga jalan Yos Sudarso, Rabu (24/05/2023).

Dari data 313 kasus DBD, satu orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.

“Kenapa kasus DBD di Mimika tahun ini meningkat, itu karena dari setiap kasus tim melakukan surveilands dan tracking kontak terhadap kasus. Contoh ada satu kasus tim akan melakukan tracking kontak terhadap semua orang yang tinggal serumah dengan pasien, sehingga kasusnya lebih banyak,” ujar Kamaludin.

Ia menambahkan, kasus DBD di Kabupaten Mimika lebih banyak menyasar semua golongan usia, namun yang paling banyak adalah usia produktif.

“Dengan kasus itu kita berharap masyarakat lebih waspada, dengan menerapkan melakukan 3 M yakni menguras, menutup dan mengubur, menggunakan kelambu jika ada, tidak duduk di luar rumah pada sore hari, supaya masyarakat bisa terhindar dari DBD,”ujar Kamaludin.

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News

Penulis: Jefri ManehatEditor: Sianturi