Kasus Pencabulan Anak di Bawah Umur Berakhir RJ, Polisi: Sesuai Permintaan Keluarga

Antar Papua
Tampak pelaku saat diamankan personel Satreskrim Polres Mimika, Senin (24/9/2023). (Foto: Istimewa)

Timika, Antarpapua.com– Kasus dugaan pencabulan yang melibatkan pelaku MTA (22) terhadap anak di bawah umur, akhirnya berakhir dengan Restorative Justice (RJ).

“Jadi keluarga korban minta untuk di RJ dan mereka cabut laporan, padahal awalnya keluarga korban minta pelaku ditangkap, setelah kita tangkap, mereka minta segera dilepaskann sehingga kita lepaskan saja,” ujar Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Julkifli Sinaga kepada Antarpapua.com, Selasa (26/09/2023).

Sebelumnya, Satreskrim Polres Mimika menangkap pelaku dugaan pencabulan bernisial MTA (22), terhadap anak di bawah umur yang masih duduk di bangku kelas 1 SD.

Pelaku ditangkap di area Nawaripi berdasarkan LP/B/541/IX/2023/SPKT/Res Mimika/Polda Papua tentang Perbuatan Cabul pada 22 September 2023, yang dilaporkan oleh seorang ibu berinisial MT (35).

Kabar RJ terhadap pelaku pencabulan juga disampaikan oleh Kanit 1 Satreskrim Polres Mimika, Ipda Ramli bahwa, sebelum pelaku dibebaskan sudah ada penyampaian dari keluarga pelaku, agar diselesaikan secara kekeluargaan.

Kasus yang diselesaikan secara kekeluargaan ini, karena kedua belah pihak masih ada hubungan keluarga, sehingga dengan pertimbangan itu maka pelaku dibebaskan.

“Intinya mereka sudah komunikasi dengan keluarga di kampung dan sepakat pelaku dibebaskan. Keluarga juga menolak kasus ini diproses hukum, meskipun sebelumnya pelaku telah ditangkap,” kata Ipda Ramli.

(Penulis : Acel | Editor : Sianturi)