Mimika  

Maximus Tipagau, Gladiator Papua: Pusat Olahraga dan Rekreasi 200 Hektar di Timika Siap Wujudkan Impian Masyarakat Papua

Antar Papua
Maximus Tipagau, Gladiator Papua. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Antarpapua.com – Dengan populasi yang terus berkembang mencapai 273.000 jiwa, Timika, kota sentral di Kabupaten Mimika, Papua, semakin membutuhkan ruang publik yang layak dan memadai. Untuk menjawab kebutuhan ini, usulan pembangunan pusat olahraga dan rekreasi seluas 200 hektar menjadi solusi yang ideal.

Maximus Tipagau, seorang pengusaha dan aktivis sosial Indonesia, yang merupakan anak tanah Papua tepatnya Timika. Memiliki rencana pembangunan pusat olahraga dan rekreasi. Ia mengatakan bahwa, “Saya tidak hanya sekadar menghadirkan tempat olahraga, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang lainnya. Nantinya, akan ada alun-alun yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, area UMKM untuk mendukung perekonomian lokal, patung dan ukiran sebagai simbol budaya, serta trek jogging untuk aktivitas fisik. Selain itu, tersedia juga beragam pilihan kuliner, mulai dari makanan lokal hingga makanan sehat”.

Saat di temui di Senayan Bungkarno – Jakarta, Ia Mengatakan bahwa mimpi dan keinginannya ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Timika untuk lebih aktif berolahraga. “Olahraga itu sehat. Ayo olahraga Timika sehat ketika membangun Indonesia jawara,” ungkapnya. Dengan berolahraga, masyarakat tidak hanya akan lebih sehat, tetapi juga lebih produktif.

Baginya, saat ini, banyak pedagang kaki lima, terutama Mama-Mama Papua, terpaksa berjualan di sepanjang jalan, termasuk di area bandara. Sehingga adanya pusat olahraga dan rekreasi ini akan menyediakan tempat yang layak dan tertata bagi mereka untuk berjualan, agar tidak perlu lagi berjualan di jalanan.

Menurutnya, dengan pendapatan dan investasi yang semakin besar, Timika layak memiliki fasilitas publik yang representatif. Tak hanya itu, pusat olahraga dan rekreasi ini bukan hanya akan menjadi ikon baru bagi kota, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan pariwisata dan aktivitas bisnis lokal.

Ia pun menambahkan bahwa, dengan adanya pembangunan pusat olahraga dan rekreasi seluas 200 hektar ini, sangat penting bagi Timika. Selain mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, proyek ini juga menjadi solusi bagi pedagang kaki lima dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Saatnya Timika maju dan berkembang dengan fasilitas publik yang memadai”, ungkapnya. (*)