Mengenal Hutan Mangrove dan Manfaatnya

Antar Papua
(Foto: Internet)

Antarpapua.com – Hutan mangrove adalah tipe hutan tropika yang tumbuh di sepanjang pantai maupun muara sungai. Keberadaan hutan mangrove memberikan pengaruh baik untuk melindungi daratan dari pengaruh gelombang besar.

Hutan mangrove dapat disebut juga sebagai hutan bakau. Hutan ini memiliki beberapa karakteristik, di antaranya lahannya tergenang air, jenis pohon yang relatif sedikit, dan memiliki akar tidak beraturan (pneumatofora).

Mengenal Hutan Mangrove beserta Manfaatnya

Berdasarkan buku Hutan Mangrove dan Pemanfaatannya, Sukirman Rahim, dkk, (2017:2), hutan mangrove adalah komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh beberapa jenis pohon mangrove yang mampu tumbuh dan berkembang.

Namun, tidak semua pantai dapat ditanami mangrove, karena terdapat beberapa persyaratan untuk pertumbuhannya, antara lain kondisi pantainya terlindung, relatif tenang, dan mendapat sedimen dari muara sungai. Selain itu, mangrove akan berkembang optimal apabila berada di wilayah pesisir yang mempunyai muara besar dan bersubstrat lumpur.

Baca Juga |  Bahas Isu Pendidikan, Willem Naa Memaparkan Fakta-fakta di Wilayah Pinggiran Mimika

Dalam hal ini, ekosistem mangrove mempunyai peranan penting, baik secara fisik, kimia, maupun biologi, untuk menunjang kebutuhan hidup manusia. Menurut buku Kesehatan Hutan Mangrove di Pulau Ambon, Fransina S. Latumahina, dkk, (2023:7-8), beberapa manfaat hutan mangrove adalah sebagai berikut.

1. Menyerap Bahan Pencemaran

Ekosistem mangrove dapat secara alami membersihkan lingkungan dari beragam zat pencemar. Bahan pencemar tersebut salah satunya, yaitu jenis logam berat yang berasal dari perairan.

2. Bahan Baku Pangan

Pemanfaatan mangrove cukup luas, seperti halnya dapat dipakai sebagai bahan dasar pangan. Adapun jenis yang bisa diolah adalah Sonneratia sp, untuk membuat dodol, jus, sirup, dan permen.

3. Sumber Bahan Obat

Masyarakat wilayah pesisir telah menjadikan mangrove sebagai bahan obat-obatan secara turun-temurun. Lantaran tumbuhan ini dianggap mampu menyembuhkan penyakit bisul, hipertensi, demam, keputihan, dan luka.

4. Tempat Pemijahan (Spawning Ground)

Mangrove dapat menyediakan tempat naungan, sehingga cocok difungsikan untuk tempat pemijahan. Seperti halnya akar-akar pohon bakau yang dijadikan sebagai tempat berlindung bagi larva udang dari serangan predator.

Baca Juga |  Iklim dan Perubahannya !

5. Perlindungan Terhadap Bahaya Abrasi

Tanaman bakau bisa menahan gempuran abrasi di kawasan pantai. Hal ini disebabkan karena mangrove memiliki struktur perakaran yang kuat dan kokoh, lantaran mampu meredam kekuatan gelombang dan menstabilkan substrat lumpur.

Hutan mangrove adalah bentuk ekosistem pantai yang perlu dirawat kelestariannya. Di samping menghadirkan pemandangan yang asri, hutan mangrove juga memiliki berbagai manfaat untuk keberlangsungan makhluk hidup di sekitarnya.

(*kumparan.com/Antarpapua.com)