Pengakuan Martinus Bala, Salah Satu Korban Luka-luka Saat Diserang KKB di Puncak

  • Bagikan
Martinus Bala (37) korban luka saat mendapat perawatan medis, Jumat (20/10/2023). Foto: Istimewa

Timika, Antarpapua.com– Martinus Bala (37) mengalami luka di jari jempol, luka robek dan dua ruas jari telunjuk putus, akibat sabetan benda tajam saat dianiaya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (19/10/2023).

Dalam kesaksiannya Martinus mengatakan, mereka diserang KKB saat berada di dalam tenda atau camp.

“Merka datang langsung mengelilingi dan menyerang kami dengan menodongkan pistol, parang dan anak panah. Kami berhamburan lari, saat pistol itu dibunyikan ke langit,” kata Martinus.

Pria asal Sulawesi Selatan tersebut menyebut, saat diserang dirinya tidak merasakan ada sabetan benda tajam ditangannya karena berlari ketakutan.

“Saat jauh dulu baru saya sadar kalau luka di jari jempol, luka robek dan dua ruas jari telunjuk sudah putus. Teman-teman lain saya tidak tahu pasti karena saya sudah lari duluan,” katanya.

Menurutnya, mereka datang gerombolan dan kurang lebih 10 orang.

“Saya punya tangan kena parang. Saya lihat pas sudah sampai di titik aman, ternyata ada jari tangan yang putus,” pungkasnya.

(Penulis : Acel | Editor : Sianturi)

  • Bagikan