Mimika  

Peringati Harlah, PC PMII Mimika Gelar Buka Bersama dan Temu Alumni

Antar Papua
Penyerahan tumpeng kepada sesepuh PCNU Mimika dan Ketua Mabincab PC PMII Mimika pada perayaan Harlah PMII Ke-63, di Kantor PCNU Mimika, Jl. Pattimura, Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kabupaten Mimika Papua Tengah, Senin (17/4/2023). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Ke-63, Pengurus Cabang PMII Mimika menggelar buka bersama dan temu senior, alumni dan sesepuh Nahdlatul Ulama, di Kantor PCNU Mimika, Jl. Pattimura, Mimika Papua Tengah, Senin (17/4/2023).

Peringatan Harlah PMII ini dihadiri oleh sejumlah sesepuh PCNU Mimika, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PC PMII Mimika, Herman Gafur dan para Pengurus Cabang PMII di Kabupaten Mimika.

Hari Lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia sendiri jatuh tepat pada tanggal 17 April 2023. Tak terasa, 63 tahun yang lalu tepat pada 14 April 1960 di Surabaya, organisasi yang berhaluan Ahlussunah Waljamaah (ASWAJA) ini didirikan dan hingga lebih dari setengah abad kini PMII terus eksis untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Tujuan digelarnya kegiatan ini yakni untuk mempererat ikatan silaturahmi seluruh warga Nahdliyyin di Mimika dengan seluruh jajaran Pengurus Cabang PMII di Tanah Amungsa, Bumi Kamoro.

Ketua Cabang PC PMII Mimika, Abdul Rahman Bugis, kepada APN menjelaskan, secara nasional, perayaan Harlah PMII Ke-63 tahun adalah “Penggerak Bangsa, Memimpin Nusantara”. Maka dengan tema tersebut para panitia mengusung sub tema “Buka Puasa Bersama dan Temu Kader, Alumni dan Sesepuh NU”.

Adanya kegiatan ini juga bertujuan untuk merefleksikan kiprah organisasi bendera kuning ini di Mimika yang sudah berdiri sejak tanggal 7 Agustus 2020 di Mimika beserta carut marutnya hingga hari ini.

Sebagaimana tujuan PMII yaitu terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah Swt, Berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggungjawab dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia. PMII didirikan oleh 13 orang pendiri yaitu Cholid Mawardi, Said Budairy, M Sobich Ubaid, M Makmun Syukri BA, Hilman, H Ismail Makky, Munsif Nahrawi, Nuril Huda Suadi HA, Laily Manshur, Abd Wahab Jailani, Hisbullah Huda, M Cholid Narbuko dan Ahmad Husain.

“Yang paling terpenting adalah dengan adanya refleksi ini bagaimana kita berbicara soal pengembangan intelektual di setiap kader maupun kampus, dan juga mengawal isu-isu sosial dan kebijakan pemerintah sehingga substansi organisasi ini berjalan sesuai Khidmahnya,” terang Fahmi sapaan akrabnya.

Selain buka puasa bersama, dalam momen tersebut panitia juga membuka forum ilmiah bagi para anggota dan kader PC PMII Mimika untuk berdiskusi membahas masa depan intelektualitas para anggota dan kader serta Kiprah PMII di Kabupaten Mimika.

Fahmi berpesan kepada semua kader dan anggota PC PMII agar para anggota dan kader lebih dewasa serta memiliki nilai-nilai intelektualitas yang baik serta memiliki jiwa spiritualitas yang baik.

Ia berharap agar semua kader dan anggota dapat tetap setia mengawal Aswaja di Kabupaten Mimika serta dapat diandalkan di setiap bidang.

“Terus juga sudah harus bersaing secara sehat dengan organisasi-organisasi yang lain, dengan tekun mengikuti setiap kajian-kajian dan penguatan-penguatan materi kepada seluruh kader dan anggota,” tandas Fahmi.

“Saya sudah berpesan kepada semua kader dan anggota bahwa tidak boleh menanam rasa baper, apapun dinamika dalam kepengurusan, saya sebagai pimpinan cabang akan menyelesaikan secara bersama,” sambung Fahmi.

Peringatan Harlah kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng, sesi foto bersama dan ramah tamah.

Penulis: WahyuEditor: Sani