Reses Tahap Satu Hj. Rampeyani Rachman di Kampung Mioko, Warga Sampaikan Berbagai Aspirasi

Antar Papua
Anggota DPR Kabupaten Mimika Hj. Rampeyani Rachman,S.Pd., bersama Pengurus Partai Perindo Kabupaten Mimika saat Reses Tahap Satu didampingi Aparat Kampung Mioko dan Tokoh Adat setempat. Foto : Ratih Handayani

Timika, Antarpapua.com – Anggota DPRD Kabupaten Mimika dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6, Hj. Rampeyani Rachman, yang diusung oleh Partai Perindo, menggelar reses tahap pertama di Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, pada Sabtu, 22 Maret 2025. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat, yang mayoritas berasal dari Suku Kamoro. Reses ini menjadi momen penting bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka langsung kepada wakil rakyat.

Hj. Rampeyani hadir didampingi oleh Wakil Ketua Partai Perindo Kabupaten Mimika, perwakilan Sekretariat Dewan Kabupaten Mimika, serta Lembaga Masyarakat Adat Kamoro (Lemasko). Ia diterima langsung oleh Sekretaris Kampung Kamora, Michael Wopuru, yang mewakili Kepala Kampung Kamora.

Dalam sambutannya, Hj. Rampeyani menegaskan komitmennya sebagai anggota DPRD untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di Dapil 6. Ia menjelaskan bahwa semua usulan yang disampaikan warga akan dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat distrik hingga kabupaten. Selain itu, ia juga bertanggung jawab memastikan program-program pemerintah yang telah direncanakan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun sebelumnya telah terlaksana dengan baik. Untuk program yang belum terealisasi atau kebutuhan baru yang muncul, Hj. Rampeyani berjanji akan memasukkan usulan tersebut dalam pembahasan RAPBD 2026.

Baca Juga |  Reses Nurman Karupukaro, Warga Mioko Minta Bantuan untuk Gereja dan Rumah Adat

“Tujuan saya hadir di sini adalah untuk mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi warga dan mencari solusi bersama,” ujar Hj. Rampeyani.

Dalam kesempatan tersebut, warga Kampung Mioko menyampaikan beberapa isu mendesak yang perlu segera ditangani, antara lain:

  1. Akses Jalan Darat: Warga mengeluhkan belum adanya kelanjutan pembangunan jalan darat, yang menyebabkan mobilitas mereka terhambat.
  2. Ketersediaan Air Bersih: Masyarakat setempat kesulitan mendapatkan air bersih, yang sebelumnya dapat dinikmati dengan baik.
  3. Lapangan Pekerjaan: Generasi muda, terutama yang baru lulus sekolah, membutuhkan kesempatan kerja untuk membangun karier.
  4. Layanan Transportasi: Berhentinya layanan transportasi perum Damri menyebabkan kesulitan bagi warga, khususnya para ibu (Mama-mama), dalam memasarkan hasil bumi mereka.
  5. Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan: Warga menilai fasilitas pendidikan dan kesehatan perlu mendapat perhatian lebih. Saat ini, sekolah di kampung dikelola oleh yayasan, bukan pemerintah, sementara fasilitas kesehatan yang tersedia sangat terbatas.
Baca Juga |  Anggota DPRD Mimika Hj Rampeani Rachman Kunjungi Kampung Aikawapuka, Bahas Kebutuhan Mendesak dan Program Prioritas

Selain itu, warga juga mengungkapkan harapan untuk mendapatkan bantuan sarana olahraga bagi pemuda serta perlengkapan kegiatan gereja, seperti alat musik dan lonceng gereja.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Kampung Mioko, Hj. Rampeyani memberikan bantuan berupa dana tunai kepada panitia pelaksanaan HUT Gereja St. Blasius Mioko. Ia juga menyerahkan berbagai sembako untuk meringankan beban ekonomi masyarakat setempat.

Melalui reses ini, Hj. Rampeyani berharap dapat terus menjalin komunikasi yang baik antara legislatif dan masyarakat. Ia berkomitmen untuk mengupayakan perbaikan kondisi yang dihadapi warga di Dapil 6. “Saya berharap seluruh aspirasi yang disampaikan warga dapat segera diakomodasi dan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah Kabupaten Mimika,” pungkasnya.

Kegiatan reses ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kampung Mioko dan sekitarnya. (Dwiandreas)

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News