Sasiel Abugau : Program Pemerintah Wajib Prioritaskan di Gunung dan Pesisir

Antar Papua
Anggota DPRD Mimika dari Dapil IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Sasiel Abugau/ (Foto : Anis/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sasiel Abugau berharap program pemerintah Kabupaten Mimika harus prioritaskan di Wilayah Pegunungan dan Pesisir.

“Pemerintah melalui semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih fokus mengusulkan berbagai kegiatan dan program dikhususkan untuk warga yang ada di wilayah pegunungan dan dipesisir,”ujar Sasiel Abugau pada Wartawan saat ditemui di Kantor DPRD Mimika, Senin (27/5/2024).

Lanjut Kata Sasiel, Orang Asli Papua (OAP) lebih khusus Amungme dan Kamoro itu ada di kampung-kampung yang terisolasi baik di gunung maupun di pantai, sehingga harus mereka yang menikmati kesejahteraan dan pembangunan.

Baca Juga |  DPRD Dukung Pembangunan Gedung Baru SLB Mimika

“Selama ini pembangunan hanya terfokus di kota, seakan mereka yang ada dipedalaman bukan bagian dari Kabupaten Mimika. Kedepan OPD wajib akomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat OAP,” pinta Sasiel.

Politisi PDI Perjuangan ini menegaskan, untuk usulan program di APBD induk tahun 2025 mendatang harus lebih mengakomodir program pembangunan berupa infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan dan perumahan layak huni bagi masyarakat asli.

“APBD 2025 mendatang wajib mengutamakan berbagai pembangunan infrasruktur, namun yang paling utama adalah menyiapkan rumah layak huni bagi masyarakat asli Amungme dan Kamoro. Karena tidak meratanya program pembangunan sehingga sering terjadi konflik yang menyudutkan pemerintah,”tegasnya.

Baca Juga |  Kinerja OPD Pemkab Mimika Dapat Nilai C Dari Kemenpan RB

Ia juga menitip beratkan tentang program pembangunan rumah ibadah, dan akses jembatan yang menghubungkan antar kampung.

“Program pembangunan jembatan sangat dibutuhkan warga, khususnya distrik di pegunungan. Karena akses penghubung penting demi memperlancar akses dan aktifitas masyarakat,” pungkasnya. (Anis)