Seleksi Tilawatil Qur’an XI Mimika 2023 Resmi Dibuka

Antar Papua
Momen pembukaan STQ Kabupaten Mimika tahun 2023 oleh Plh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Setda Mimika, Petrus Lewa Koten, di Gedung Serbaguna Babussalam, Jum'at (19/5/2023). (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) XI Kabupaten Mimika tahun 2023 resmi dibuka. Pembukaan STQ dilaksanakan di Gedung Serbaguna Babussalam, Jum’at (19/5/2023).

Pembukaan STQ ini dihadiri langsung oleh jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Mimika, beserta masyarakat khususnya umat muslim di Kabupaten Mimika.

Pada event ini akan dihelat dua macam lomba sesuai panduan LPTQ pusat hingga ke daerah, yakni lomba tilawah tingkat dewasa dan tahfiz Qur’an untuk anak-anak golongan 1 juz, 5 juz 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Mewakili ketua LPTQ Kabupaten Mimika, Wakil Ketua I LPTQ Kabupaten Mimika, H. Akhir Iribaram SE MM mengatakan, salah satu program pembangunan bidang agama adalah peningkatan pemahaman dan pengembangan nilai keagamaan di masyarakat, dan di antaranya adalah melalui kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dalam wadah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an LPTQ).

Kegiatan ini merupakan pengembangan syiar Islam dan ikhtiar mengagungkan kalam ilahi, untuk meneguhkan kesucian-Nya, untuk memperkuat keimanan, dan memperluas fungsi edukatif daripada kitab suci Al-Qur’an bagi umat Islam.

Hal ini senada dengan perkembangan kehidupan beragama selama ini di Indonesia khususnya di Kabupaten Mimika, sangat menggembirakan, terutama pada tingkat pelaksanaan ritual keagamaan yang didukung oleh meningkatnya penyediaan sarana dan fasilitas keagamaan, yang ditunjukkan dalam kegiatan keagamaan yang tumbuh subur dalam bingkai Eme Neme Yauware.

“Setiap muslim harus menjadi pribadi unggul yang menguasai ilmu pengetahuan teknologi dan keterampilan, sehingga dapat memberikan kemasalahatan bagi masyarakat. Ilmu pengetahuan merupakan identitas generasi Qur’ani. Saya berharap generasi muda muslim khususnya di kabupaten Mimika mempunyai identitas tersebut,” terang Akhir Iribaram.

Lanjutnya, proses peningkatan pengetahuan ini tidak boleh berhenti, tapi terus berkelanjutan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman. Generasi Qur’ani juga tidak hanya sekadar sanggup membaca Al- Qur’an, tapi juga memahami kandungannya agar mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian. Inilah salah satu ciri dari SDM unggul sesuai dengan napas Al-Qur’an.

Selanjutnya, Kepala Kemenag Kabupaten Mimika, Lucas Yasi, SAg menyatakan, STQ merupakan ajang untuk membumikan Al-Qur’an di dalam hati umat muslim. Baginya, STQ bukan hanya semata-mata karena lomba, melainkan bagaimana cara umat Islam menghayati serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, Plh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Daerah Setda Mimika, Petrus Lewa Koten mewakili Plt Bupati Mimika mengatakan, Al-qur’an merupakan kitab suci yang sangat sarat akan inspirasi dan motivasi agar umat manusia bisa memperluas wawasan, memperdalam ilmu pengetahuan, menyempurnakan akhlak serta menciptakan generasi-generasi yang rabbani nan qurani yang handal dan berakhlak mulia.

Salahsatu upaya umat Islam didalam menjadikan Al-Qur’an berfungsi demikian ialah dengan melaksanakan STQ.

“STQ adalah salahsatu barometer yang menilai prestasi seni baca Al-Qur’an yang paling penting. STQ juga menjadi sarana memahami Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kemanusiaan yang harus terus menerus membumi didalam konteks situasi dan waktu untuk memberikan solusi bagi isu-isu yang sedang dan berkembang,” terang Petrus dalam amanahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Petrus juga menyambut baik serta memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus LPTQ Kabupaten Mimika, dan peserta sebagai momentum kebangkitan di dalam menjadikan umat Islam sebagai masyarakat yang qurani, dan juga memperteguh keimanan kepada tuhan yang maha esa untuk dapat hidup rukun, damai bersama umat beragama di Kabupaten Mimika.

“Saya berharap dengan tema tahun ini STQ XI mari menjunjung kebersamaan, membumikan Al-Qur’an bagi semua peserta yang akan mengikuti STQ, bukan hanya menghasilkan calon Qori dan Qoriah yang berkualitas di Kabupaten Mimika, namun diharapkan kegiatan ini dapat membantu pemerintah dalam mendukung terbentuknya generasi yang berkualitas di tengah-tengah perkembangan zaman,” tutupnya.

Event seleksi tilawatil Qur’an ini secara resmi dibuka oleh Petrus Lewa Koten ditandai dengan pemukulan beduk. Pembukaan STQ XI Kabupaten Mimika tahun 2023 kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.

Penulis: WahyuEditor: Sianturi