HEALTH  

Sering Menatap Layar Gadget Terlalu Lama? Ini 7 Efeknya bagi Kesehatan

Antar Papua
Ilustrasi/antarpapua.com

Antarpapua.com – Jika dibandingkan dengan 10 tahun lalu, handphone kini mengalami banyak kemajuan. Tidak hanya digunakan untuk menelepon atau mengirim SMS, fungsinya semakin beragam dan menunjang kehidupan sehari-hari manusia. Tidak heran, dalam sehari, kita bisa berjam-jam menatap layar handphone. Namun, tahukah kamu bahwa menatap layar gadget terlalu lama bisa berefek negatif bagi kesehatan? Efeknya bukan hanya pada mata, tetapi organ tubuh lain ikut terpengaruh! Ketahui lebih dalam, yuk!

1. Terjadi Ketegangan pada Mata

Terbiasa berjam-jam menatap layar smartphone atau laptop? Hati-hati, karena ini bisa menyebabkan ketegangan pada mata! Faktanya, diprediksi 2 dari 3 orang akan mengalami ketegangan mata yang disebabkan oleh menatap layar gadget berlebihan, menurut Eye Center of Texas. Studi menunjukkan bahwa rata-rata orang melihat smartphone lebih dari 150 kali dalam sehari. Padahal, ini menyebabkan banyak efek negatif bagi mata. Namun, kamu bisa mengurangi ketegangan mata dengan sering-sering berkedip, mengurangi pencahayaan pada layar gadget, dan memberikan jeda setiap 20 menit sekali. Memakai night mode di smartphone juga sangat membantu, lho!

2. Menyebabkan Mata Kering

Keasyikan bermain dan memakai smartphone juga bisa menyebabkan mata kering. Laporan yang diterbitkan dalam BMC Ophthalmology menyebutkan bahwa anak-anak yang banyak menghabiskan waktu dengan smartphone memiliki gejala mata kering. Namun, ketika penggunaannya dibatasi dalam waktu satu bulan, gejala mata kering tersebut akan berkurang, terang laman Independent. Kondisi mata kering ini ditandai dengan mata yang tidak menghasilkan cukup air mata, menyebabkan mata jadi merah, bengkak, dan iritasi. Ketika kita menatap layar, kita kurang berkedip, membuat mata kurang lembap, dan akhirnya menjadi kering.

3. Membuat Penglihatan Jadi Kabur Terus-menerus menatap layar laptop atau smartphone menyebabkan penglihatan kabur dan sakit kepala. Kondisi ini disebut dengan Computer Vision Syndrome (CVS). CVS dapat merusak penglihatan, dengan gejala seperti penglihatan kabur, mata lelah, sakit kepala, sakit leher, dan mata kering, ungkap Hindustan Times. Penyebabnya adalah terlalu sering menatap layar gadget, bekerja dalam pencahayaan yang buruk, memiliki postur duduk yang buruk, dan sudah memiliki masalah penglihatan sebelumnya, sehingga membuat kondisi semakin parah. Solusinya, batasi pemakaian gadget, jangan memakainya di tempat yang gelap, sering-sering berkedip, dan kurangi pencahayaan dari layar.

4. Menyebabkan Pusing

Menatap layar gadget terlalu lama tidak hanya mengakibatkan masalah penglihatan, tetapi juga menyebabkan pusing! Biasanya, pusing ini juga disertai dengan masalah lain, yakni mata tegang, leher kaku, dan sakit kepala, terang Cosmopolitan. Ketika rasa pusing datang, letakkan gadget dan mulai cari cara untuk menyembuhkan. Cobalah untuk berbaring dan pejamkan mata, lalu duduk kembali dan teguk air perlahan-lahan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Jika pusing tetap bertahan, jangan ragu untuk minum obat dan beristirahat yang cukup.

5. Leher Menjadi Kaku

Menatap layar gadget terlalu lama bisa menyebabkan leher kaku, terutama ketika kita melakukannya dengan posisi yang salah, seperti menunduk ke bawah. Menundukkan kepala memberikan banyak tekanan ekstra pada tulang belakang leher, ungkap CBI Health Group. Faktanya, menundukkan kepala dapat memberi tekanan hingga 60 pon (27 kg) pada tulang belakang. Bahkan, beban akan bertambah 27 pon ketika kemiringan kepala mencapai 15 derajat. Akumulasi beban ini dapat menyebabkan tekanan pada tulang belakang dan jaringan lunak di sekitarnya.

6. Mengakibatkan Sakit Punggung Menatap layar gadget terlalu lama juga bisa menyebabkan sakit punggung. Beberapa laporan menunjukkan bahwa tulang belakang berada di bawah tekanan saat menggunakan smartphone, tutur CBI Health Group. Apalagi, jika kita menatap gadget terlalu dekat dengan mata, punggung kita jadi tertekuk, lalu mengakibatkan otot nyeri. Kondisi ini juga bisa memicu osteoartritis dini pada tulang belakang leher dan membuat punggung menjadi kaku.

7. Tangan Jadi Sakit dan Kaku

Bukan hanya mata, leher, dan punggung yang menjadi korban, tetapi juga tangan! Ini akibat kita memegang smartphone dengan tangan selama berjam-jam. Berdasarkan studi di Amerika Serikat, tiap orang rata-rata menghabiskan 5 jam per hari memakai smartphone, yang mengakibatkan sindrom carpal tunnel, jelas Muir Orthopaedic Specialists. Carpal tunnel menyebabkan rasa sakit, mati rasa, dan kesemutan di lengan dan tangan. Kondisi ini terjadi ketika salah satu saraf utama tangan, yaitu saraf median, terlalu lama mendapat tekanan, terang Ortho Info. Peredaran darah pun menjadi tak lancar dan mengakibatkan rasa nyeri, mati rasa, dan kesemutan di tangan.

Nah, itulah efek negatif yang terjadi ketika menatap gadget terlalu lama. Yuk, kita hindari kebiasaan buruk ini agar tidak menyesal di hari tua! (/*IDNTIMES.COM/)