Stok Beras di Gudang Bulog Timika Tersisa 100 Ton

Antar Papua
Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim bersama stafnya saat melayani masyarakat pada operasi pasar murah di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Wahyu/APN)

Timika, APN – Sebanyak 100 ton di gudang Perum Bulog KCP Timika untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Mimika, Papua Tengah akan bertahan hingga bulan depan.

Kepala Perum Bulog KCP Timika, Riyadi Muslim mengatakan, meski tersisa sekitar 100 ton, nantinya akan ada tambahan sebanyak 2 kali pengiriman untuk pengisian gudang Bulog dari Surabaya.

“Pemuatan lagi dalam perjalanan itu 250 ton dari Surabaya, ada lagi persiapan selanjutnya 1500 ton lagi untuk pemenuhan stok di Timika. Kebutuhannya Bantuan Pangan (Bapang), ASN dan lainnya,” terang Riyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/5/2023).

Riyadi menjelaskan, untuk pengiriman stok beras dari luar Mimika biasanya memakan waktu selama 1 minggu bahkan lebih. Lanjutnya, selain Mimika, Perum Bulog KCP Timika juga melayani kebutuhan di dua kabupaten lainnya yakni Kabupaten Yahukimo dan  Puncak.

Untuk Yahukimo sendiri, kuota yang didistribusikan sebanyak 50 ton untuk ASN, sedangkan Kabupaten Puncak 219 ton per bulan untuk kebutuhan pangan masyarakat, dan untuk ASN sebanyak 50 ton beras. Untuk kebutuhan ASN di Mimika, Bulog menyediakan sebanyak 118 ton.

“Jadi untuk pemenuhan bantuan pangan selama 3 bulan ini sementara ada perjalanan stok 250 ton dari Jawa Timur, dan partai berikutnya sebanyak 1500 ton lagi,” pungkasnya.

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News

Penulis: WahyuEditor: Sianturi