Tabung Gas Oksigen Menipis, Pemkab Minta Bantuan Freeport

Antar Papua
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, saat ditemui wartawan usai meninjau lokasi rs.darurat di shelter yang terletak di Jl. Charitas, SP2, Mimika. Selasa (29/9)

Timika, antarpapuanews.com – Meningkatnya pasien covid-19 berdampak kepada meningkatnya pemakaian oksigen. Hal tersebut menyebabkan menipisnya persediaan oksigen yang ada di RSUD Mimika.


Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra mengatakan, meningkatnya kasus covid-19 di Mimika tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat, tetapi juga instansi kesehatan sebagai contoh kurangnya tenaga kerja, okupansi RS yang penuh, dan persediaan obat.


Reynold mengungkapkan, persediaan oksigen di RSUD semakin menipis. Dalam dua minggu terakhir pemakaian oksigen meningkat hingga 60 tabung perhari. Kebutuhan oksigen diperkirakaan akan meningkat lagi ketika jumlah pasien covid-19 terus bertambah.


“Ini meningkat 3 kali lebih banyak pada saat kasus pertama kali ditemukan pada bulan Maret lalu, sebelumnya penggunaan oksigen dalam sehari hanya mencapai 20 tabung,” ungkap Reynold saat ditemui oleh wartawan di Jl. Charitas SP 2.

Baca Juga |  Pemda Mimika Harus Bertanggungjawab Terhadap Warga Yang Terkena Musibah Banjir


Kami sudah duduk bersama dengan pihak RSUD termasuk pihak yang mengadakan oksigen, dan mereka bersedia untuk tetap memproduksi, akan tetapi itu juga masih kurang, karena mereka hanya bisa memproduksi 45 tabung oksigen perhari,” sambungnya.


Pihaknya pun sudah melakukan pertemuan dengan pihak RSUD Mimika dan produsen oksigen. Hasilnya pihak produsen akan tetap menyediakan oksigen, kendati demikian jumlah yang akan diberikan oleh produsen dinilai masih kurang. Dikarenakan produsen hanya dapat menyuplai sebanyak 45 tabung oksigen.


Ia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Mimika meminta bantuan kepada pihak PT Freeport Indonesia untuk bisa memenuhi kekurangan kuota oksigen yang saat ini terjadi di RSUD.

Baca Juga |  Loka POM Mimika, Gandeng Kepolisian Cek Barang Kedaluwarsa


“Mengatasi kekurangan tersebut kami berkoordinasi dengan PTFI. Mereka bersedia untuk membantu dengan menyediakan 20-25 tabung oksigen perhari. Sehingga bisa memenuhi kuota tabung oksigen perhari. (Aji)