Tiga Caleg DPR Provinsi Papua Tengah Raih Suara Terbanyak di Mikbar

  • Bagikan
Suasana Rapat Pleno terbuka rekapitulasi dan Perhitungan suara Tingkat PPD Mimika Barat (Kokonao), yang dibacakan oleh salah satu anggota PPD, Kundrat Teturan, Kamis (29/2/2024). (Foto: Anis/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com – Tiga calon legislatif (Caleg) DPR Provinsi Papua Tengah berhasil meraih suara terbanyak di Distrik Mimika Barat (Mikbar) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Ketiga calon anggota legislatif (Caleg) berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Nomor urut 5, Mathea Mameyau meraih 325 suara, caleg Nomor urut 1 dari (PDI – P) , Yohanis Felix Helyanan meraih 197 suara, dan caleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nomo Urut 1, Yohanis Kemong meraih 127 suara.

Urutan keempat berhasil ditempati caleg dari PDI Perjuangan nomor urut 3, Emiliana Yohana Novita Asmuruf dengan meraih 117 suara, disusul urutan kelima Caleg dari Gerindra Nomor urut 4, Jeckson Beanal yang berhasil meraih 70 suara.

Sedangkan urutan keenam ditempati caleg dari Partai Gelora Nomor urut 1, Spanyal Degei dengan meraih 64 suara. Disusul Caleg dari Parati Demokrat Nomor urut 1, Ronny Paliling dengan meraih 56 suara, dan selanjutnya masih dari Caleg Partai Demokrat Nomor 2, Yulian Magai yang berhasil meraih 43 suara.

Untuk raihan suara berikutnya, Caleg dari PBB Nomor urut 4, Irham Wahid dengan 38 suara, Caleg Partai Nasdem Nomor urut 6, Adolince Ubruwangge memperoleh 31 suara, Caleg dari PKN Nomor urut 3, Waren Magal dengan 24 suara, Caleg dari Perindo Nomor urut 2, Michael Dhufer Imingkawak dengan 21 suara, Caleg dari PAN Nomor urut 4, Peanus Uamang dengan 20 suara.

Baca Juga |  Baru 2 Distrik Jalani Pleno Rekapitulasi Perolehan Suara, ini Kata Ketua KPU Mimika

Caleg dari Partai Buruh Nomor 3, Eta Magai dengan 19 suara, Caleg dari Partai Golkar, Nomor urut 1 Fernand Yansen Tinal dengan 18 suara, Caleg dari PSI Nomor urut 1, Abraham Timang dengan 12 suara, Caleg dari PKS Nomoro urut 1, Ardi, ST dengan 9 suara, Caleg dai Partai Hanura nomor urut 1, Ali Zainal Abidin dengan 7 suara, Caleg dari Garuda Nomor urut 1, Pauber Pakage dengan 6 suara, Caleg dari Partai Ummat Nomor Urut 1, Hasan Adadikam dengan 4 suara, serta Caleg paling akhir yang mendapatkan suara adalah dari PPP Nomor urut 1, H. Soekarno Pattompo yang hanya meraih 1 suara.

Sedangkan perolehan suara pada Capres – Cawapres, khusus di Distik Mimika Barat (Kokonao), Paslon 03 Ganjar Pranowo – Mahfud MD meraih suara tertinggi dengan 853 suara, disusul Paslon 02 Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dengan memperoleh 725 suara dan urutan ketiga ditempati Paslon nomo urut 1, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar dengan 173 suara.

Untuk Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) suara tertinggi diraih oleh Nomo Urut 11, Yorris Raweyai dengan 740 suara, urutan kedua diraih oleh Calon Nomor urut 1, Wilhelmus Pigai dengan 245, dan urutan ketiga ditempati nomor urut 5 List Tabuni dengan 218 suara.

Urutan keempat ditempati nomor urut 2, Eka Kristina Yeimo dengan 213 suara, urutan kelima diraih oleh Nomor urut 8, Sania Moningga Hindom dengan 193 suara. Selanjutnya nomor urut 6 Michael Edoway dengan 174 suara. Posisi selanjutnya ditempati nomo 1, Arnold B Kayame dengan 73 suara, dilanjutkan dengan nomor urut 12, Yosepina Pigai dengan 42 suara, berikutnya nomor urut 3, Ham Nawipa dengan 39 suara, Nomor urut 7, Pdt Ruben Uamang dengan 19 suara, Nomor Urut 4, Jhoni Ukago dengan 10 suara.

Baca Juga |  Asri Akkas Unggul di Distrik Mimika Barat Jauh, Disusul Dessy Putrika dan Yustinus Tenawe

Hal tersebut teungkap dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi dan Perhitungan suara serta penetapan hasil perolehan suara Tingkat PPD Mimika Barat (Kokonao). Proses perhitungan yang dibacakan oleh anggota PPD, Kundrat Teturan dan disaksikan oleh Lima Komisioner KPU Mimika, Dete Abugau, dan Komisioner lainnya, Fransiskus Xaverius Ama Bebe Bahy (Divisi Teknis), Hironimus Kia Ruma (Divisi Hukum), Budiono (Divisi Data) dan Delince Somou (Divisi Logistik), anggota Komisioner Bawaslu, para Saksi dan tim pemantau Pemilu.

(Penulis : Anis | Editor : Sianturi)

  • Bagikan