Tindakan TNI-Polri Terhadap KKB di Oksibil, Kapen Kogabwilhan III: Satu Tewas dan Satu Terluka

Antar Papua
Tampak upaya penindakan TNI saat mengejar KKB di Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang, Sabtu (23/9/2203). (Foto: Istimewa)

Timika, Antarpapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri kembali menunjukkan ketegasannya, dalam menindak preman bersenjata atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Pegunungan Tengah Papua.

Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Damai Cartenz, Satgas Yonif 310 Pam Perbatasan, Satgas Mandala, dan Satgas Yapen, berhasil menindak KKB Papua yang sebelumnya melakukan gangguan keamanan, serangan pada masyarakat sipil, pembakaran dan penembakan di area sekitar Oksibil Pegunungan Bintang.

Satgas TNI-Polri bukan hanya membuat KKB kelompok Ananias Ati Mimin melarikan diri, namun juga berhasil menembak mati 1 orang KK bernama Ricky Sasaka dan melukai 1 anggota KST.

Satu anggota KST tersebut ditembak hingga tewas ketika akan menyerang pesawat sipil, yang sedang persiapan mendarat di Bandara Oksibil. Sementara yang lain ditindak dan dihalau ketika akan mendekati Kota Oksibil.

Aksi brutal KKB memang sudah keterlaluan di mana sebelumnya mereka terlibat dalam berbagai gangguan keamanan dan aksi kriminal, serta pembunuhan terhadap masyarakat sejak awal tahun 2023.

Mereka menyerang dan merampok masyarakat serta menyerang pemerintah kabupaten dan aparat desa, jika tidak menyetor sejumlah uang kepada mereka.

Kelompok ini terlibat berbagai gangguan pada lalulintas penerbangan di sekitar bandara, menembak aparat Brimob yang berpatroli hingga tewas, menembak aparat Satpol PP, membakar rumah dinas DPRD dan kios warga hingga ludes.

Baca Juga |  Satgas Damai Cartenz Tangkap Pelaku Pembunuhan Warga Sipil di Nogolait Nduga

Ironisnya, KKB tersebut banyak memulai operasi dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Wilayah pegunungan yang seharusnya aman dan damai, berubah menjadi sarang KST karena keterbatasan jangkauan aparat pertahanan dan keamanan negara.

Menegaskan apa yang sudah disampaikan Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno
beberapa hari lalu, maka Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi GN Suriastawa ketika dimintai keterangan terkait tertembaknya anggota KKB Papua di Oksibil, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Benar satu KKB anak buah dari Ananias Ati Mimin telah tertembak mati, 1 lagi luka-luka terkena tembakan, lalu lainnya melarikan diri saat pasukan gabungan TNI-Polri melakukan pengejaran,” ujar Kapen kepada Antarpapua.com, Sabtu (23/9/2023) melalui keterangan tertulisnya.

Ia mengatakan, keberhasilan penindakan KKB di Pegunungan Bintang ini adalah wujud sinergitas TNI-Polri.

Prajurit TNI turut aktif mendukung operasi penegakan hukum yang dilakukan Kepolisian, maka TNI akan melindungi masyarakat Papua dari teror KKB.

“TNI akan menindak dan mengejar terus keberadaan KKB yang telah membuat keonaran,” tutur Kapen.

Baca Juga |  Diduga Sumbang KKB Rp 30 Juta untuk Beli Amunisi, Oknum Kadistrik Ditangkap Satgas Damai Cartenz

Ia menjelaskan, penindakan tersebut diharapkan sebagai efek jera bagi kelompok pemuda Papua Pegunungan, yang sudah salah jalan menjadi preman bersenjata yang sangat menghambat pembangunan.

Masyarakat diharapkan tetap tenang dan terus membangun, karena pemerintah hanya menindak KKB, sementara rakyat sipil sudah pasti dilindungi.

Seharusnya anak-anak muda Papua pegunungan yang saat ini terlibat premanisme bersenjata mulai sadar, bahwa mereka dihasut oleh kelompok-kelompok oportunis politik yang ingin memanfaatkan sepak terjang dan aksi kriminal mereka, untuk mencari popularitas dengan simbol ingin memerdekakan Papua.

“Papua sudah merdeka sejak bergabung NKRI, tugas generasi muda Papua pegunungan seharusnya adalah belajar dan ikut serta dalam pembangunan,” pungkaanya.

(Penulis : Acel | Editor : Sianturi)