TNI-Polri Gelar Apel Pasukan Amankan Pemilu di Kabupaten Mimika

Antar Papua
Apel gelar pasukan TNI-Polri di Mako Polres Mimika, Mile 32 dalam rangka mengamankan Pemilu 2024, Jumat (9/2/2024). (Foto: Acel/Antarpapua.com)

Timika, Antarpapua.com– Apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024 Polres Mimika dalam rangka pengamanan Pemilu di Mimika digelar, Jumat (9/2/2024).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra didampingi Danlanud Yohanis Kapiyau, Letkol Pnb Kamto Adi Saputra, dan para Dansat TNI-Polri di Kabupaten Mimika.

AKBP I Gede Putra pada kesempatan itu mengatakan, apel ini bertujuan untuk persiapan pemilu agar aman dan damai di wilayah Kabupaten Mimika.

“Kami telah melakukan beberapa kegiatan baik melalui Program Jumat curhat dan program lainnya kepada masyarakat, untuk Pemilu aman dan lancar,” kata Kapolres kepada Antarpapua.com.

Baca Juga |  KKB/KST Serang Pos Satgas di Nduga, Seorang Prajurit TNI Gugur

Ia menekankan kepada personel agar memberikan pemahaman kepada masyarakat, dan menghindari
berita hoax karena beberapa hari lagi Pemilu bakal digelar.

“Personel yang mendapat tugas saya harap tidak ada kendala di lapangan sesuai dengan tugasnya masing-masing di TPS, karena telah melalui berbagai persiapan,” ujarnya.

I Gede Putra juga meyakini bahwa, personel mengetahui karakter wilayah dan penduduknya selama Pemilu berlangsung.

Lanjutnya, pandang teguh sikap netralitas dalam bertindak di lapangan dengan sinergitas anatar personel pengamaman dan stakeholder terkait sangat dibutuhkan.

“Masih ada sisa waktu untuk membangun koordinasi dan kolaborasi dengan petugas KPPS, untuk melihat potensi kerawanan di masing-masing TPS,” ujarnya.

Ia menyebut, semoga potensi yang ada tidak mengganggu pesta demokrasi ini dan memperkuat komunikasi publik, dan memberikan edukasi guna menjaga Kamtibmas di Pemilu 2024.

Baca Juga |  Antisipasi Demo Tolak DOB dan Otsus, Aparat TNI-Polri Timika Lakukan Pengamanan

“TNI-Polri siap mengamankan pemilu 2024 mudah-mudahan semua berjalan lancar sehingga tidak terjadi pemungutan suara ulang,” tandasnya.

(Penulis : Acel | Editor : Sianturi)