XLSmart Resmi Meluncur 16 April, Hasil Merger Raksasa XL Axiata, Smartfren, dan SmartTel

Antar Papua
Entitas baru XLSmart hasil merger XL Axiata, SmartTel, dan Smartfren akan resmi beroperasi atau memulai legal day 1 pada 16 April mendatang. Foto : Internet

Antarpapua.com – Industri telekomunikasi Tanah Air akan segera kedatangan pemain baru raksasa. XLSmart, entitas hasil merger tiga perusahaan besar yakni XL Axiata, Smartfren, dan SmartTel, akan resmi beroperasi pada 16 April 2025 sebagai hari pertama operasional secara legal atau Legal Day 1.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Chairman Sinar Mas Telecommunications & Technology, Franky Oesman Widjaja, dalam konferensi pers di Jakarta.

“Kita berterima kasih sekali kepada pemerintah yang telah memberi restu. Juga kepada seluruh pihak, termasuk konsultan, direksi, dan komisaris dari XL Axiata serta Smartfren yang telah mendukung proses ini. Legal Day One-nya akan tanggal 16 April,” ujar Franky.

Merger tiga raksasa telekomunikasi ini sebelumnya telah disepakati melalui penandatanganan persetujuan definitif pada Selasa, 10 Desember 2024. Nilai gabungan entitas baru ini mencapai lebih dari US$6,5 miliar atau setara Rp104 triliun, menjadikannya salah satu konsolidasi terbesar di sektor telekomunikasi Indonesia.

Dalam struktur perusahaan baru, Rajeev Sethi ditunjuk sebagai Presiden Direktur & CEO XLSmart. Perusahaan juga memperkenalkan jajaran komisaris, termasuk sejumlah tokoh ternama seperti mantan Ketua Kadin Arsjad Rasjid dan mantan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sebagai bagian dari kesepakatan, XL Axiata akan menjadi entitas yang bertahan, sementara Smartfren dan SmartTel melebur ke dalam XLSmart. Ini berarti seluruh operasi dan layanan dari kedua perusahaan tersebut akan berada di bawah kendali satu entitas.

Dua grup besar, Axiata Group Berhad (Axiata) dan Sinar Mas, akan menjadi pemegang saham pengendali bersama di XLSmart, masing-masing menguasai 34,8 persen saham. Keduanya juga memiliki pengaruh yang seimbang dalam menentukan arah serta keputusan strategis perusahaan.

Setelah seluruh transaksi rampung, Axiata akan menerima kompensasi senilai US$475 juta sebagai bagian dari pengaturan kepemilikan saham yang merata.

Peluncuran XLSmart diyakini akan membawa dampak besar bagi sektor telekomunikasi di Indonesia, dengan potensi untuk memperkuat infrastruktur digital dan meningkatkan daya saing industri di era konektivitas tinggi. (Cnnindonesia.com/Antarpapua.com)

Cek juga berita-berita Antarpapua.com di Google News